Selasa, 16 Februari 2016

Pungsi Cooling pad

Cooling Pad


Cooling Pad banyak dari sebagian pengguna Laptop atau Notebook atau Netbook yang menggunakan alat ini. Alat ini memang berfungsi untuk mendinginkan atau menurunkan suhu panas pada laptop, selain itu alat ini juga bisa menimbulkan dampak negatif jika kita salah dalam penggunaannya, salah satu contohnya yaitu membawa masuk debu ke dalam laptop, dan bukannya membuat laptop menjadi dingin, tetapi malah membuat laptop menjadi panas, dan masih banyak lagi. Berikut adalah beberapa penjelasan, tips dan pembahasan tentang Cooling pad.
Penggunaan cooling pad lebih disarankan untuk penggunaan lebih dari 4 jam. Terutama pada notebook yang hanya memiliki 2 kipas pendingin didalamnya. Penggunaan cooling pad yang berlebih juga akan membawa kotoran masuk ke dalam bagian laptop. Logikanya angin yang dibawa dari luar akan masuk ke dalam badan laptop. Jadinya bukannya bagian dalam laptop menjadi dingin, tetapi malah rusak karena kemasukkan kotoran atau debu yang dibawa angin dari luar.
Ditambahkannya beberapa laptop yang sudah didesain khusus untuk tahan dengan panas sesuai dengan kemampuannya jadi sudah tidak memerlukan cooling pad. Berbeda dengan CPU pada komputer desktop yang didesain lebih mudah di bongkar dan dibersihkan hardwarenya. Kalau CPU pada komputer lebih mudah membongkar, kalau laptop untuk membersihkannya harus dibongkar dan buka segel, lebih sulit.
Pembahasan
  1. Tips Agar Laptop Tidak Cepat Panas
    1. Pakailah Cooling Pad untuk laptop.
      Cooling pad membantu mengeluarkan udara panas dari laptop anda. Apabila cooling pad anda kotor, jangan lupa membersihkannya agar tidak ada debu yang menempel, dan mengurangi resiko bagian dalam laptop kemasukan kotoran atau debu.
    2. Jangan nyalakan laptop di atas pangkuan anda ataupun di atas permukaan lunak seperti kasur, dan sejenisnya. Karena permukaan yang lunak, dapat menghambat sirkulasi udara laptop, yang mengakibatkan laptop menjadi cepat panas dan beresiko overheat.
    3. Jangan overclock kinerja laptop yang tidak perlu. Overclocking dengan software pihak ketiga akan menyebabkan panas yang berlebihan pada komponen-komponen laptop sehingga memperbesar peluang laptop cepat panas.
    4. Kalau bisa, gunakan laptop di tempat yang sejuk / ruangan ber-AC, hindari menggunakan laptop di tempat yang panas atau terkena sinar matahari langsung. Karena hal itu akan membuat bagian dalam laptop cepat panas.
    5. Apabila suka bermain game di laptop, ada baiknya anda menyisihkan waktu untuk laptop beristirahat. Karena LCD dan komponen laptop lainnya sangat rentan terhadap panas. 


  1.  Hargaberpariasi dari yang paling murah sampai paling mahal kisaran Harga Rp. 50.000,- sampai Rp.150.000,-

    1. Perhatikan Laptop anda, dimana letak lubang ventilasi, anda bisa lihat di bawah laptop. Usahakan selalu membeli cooling pad yang posisi kipasnya sesuai dengan lubang ventilasi di laptop bawah anda. Hal ini harus dilakukan supaya proses sirkulasi berjalan dengan baik.

Semoga Bermanfaat :)Salam Kang Ridwan

0 komentar:

Posting Komentar